Friday, July 15, 2011

Love Story of Elizabeth and Cleopatra



# Part 1
“Mau ikut nggak? Aku dah mau berangkat nih.” Ajak Cleo pada Lizbeth yang sejak tadi memperhatikan saudaranya itu ganti pakaian.
“Uh, tidak, terima kasih. Saya lebih baik di rumah saja.” Jawab Lizbeth tidak bersemangat.
“Oke. Kalau begitu aku pegi sendiri aja deh. Eh, kalau papa udah pulang bilang aja aku ke rumah teman.” Kata Cleo yang kemuadian berlalu dari hadapan Lizbeth.
       Malam ini Cleo akan keluar bersama teman-temannya untuk merayakan kemenangannya pada pertandingan basket kemarin. Cleo adalah seorang gadis manis yang enerjik dan tomboy. Kebanyakan temannya adalah cowok-cowok atlet basket dan break dancer. Sementara Lizbeth berparas cantik nan ayu. Dia adalah tipe gadis ‘rumahan’ yang lebih suka menghabiskan waktu luangnnya di rumah dengan membaca buku dan mendengar music-musik klasik. Mereka berdua adalah sepasang gadis kembar yang sejak lahir ditinggal oleh ibunya sesaat setelah melahirkan mereka. Jauh sebelum mereka berdua lahir  ibunya telah menyiapkan nama yang cantik untuk mereka berdua yaitu dua nama ratu yang fenomenal, Elizabeth dan Cleopatra.
            Pada dasarnya bentuk fisik Lizbeth dan Cleo sama, tinggi dan lekuk wajah mereka sama-sama oval dengan mata coklat, hidung mancung dan bibir mungil. Hanya saja cara berpenampilan mereka yang sangat berbeda. Cleo memotong pendek rambutnya bak cowok maskulin, sedangkan Lizbeth membiarkan rambut hitamnya tumbuh panjang terurai.

# Part 2
            Pagi yang cerah, Lizbeth dan Cleo berangkat ke kampus bersama diantar oleh sopir pribadi mereka.
“Hoamm…masih ngantuk nih. Kalau saja tadi ku tidak dimarahin papa, aku gak bakalan ke kampus hari ini.” Ucap Cleo dengan wajah pasrah.
“Kamu juga yang salah, pulang sampai larut malam. Mana ada seorang cewek keluyuran malam-malam dan dikelilingi cowok-cowok pula. Nggak baik loh.” Lizbeth berusaha menasehati Cleo yang tampak acuh tak acuh mendengarnya.
“Wah…dengar neng, aku bukan cewek. Cowok tau!” seru Cleo.
“Suatu saat nanti kamu pasti menyesal karena nggak mau menerima kodrat sebagai wanita.” Lanjut lizbeth.
“Agh…nggak lagi! Eh, itu teman-temanku! Aku pergi ya.” Cleo kemudian pergi mengikuti teman-teman cowoknya.
            Cleo memang sudah sering berbuat demikian. Dia sangat malas mengikuti pelajaran di kelas dan sering bolos. Lagaknya persis anak lelaki yang selalu berantakan. Padahal, seandainya saja dia menjadi cewek benaran dia akan secantik Lizbeth.  Rambutnya sudah tampak kasar kemerahan karena sering terkena terik matahari, kulitnya pun sudah kecoklatan. Sedangkan rambut Lizbeth lurus, hitam dan berkilau; kulitnya pun putih bersih karena terawat dengan baik.
            Sewaktu masih kecil, Cleo akan berteriak sekeras-kerasnya bila ada yang menyebutnya anak perempuan. Dia pun senang berkelahi dengan anak laki-laki.  Dia selalu menjadi pelindung bagi Lizbeth yang sering digoda oleh anak laki-laki usil.

# Part 3
            Siang itu, Lizbeth ke perpustakaan untuk mengerjakan beberapa tugas kuliahnya. Ia menyendiri dan tampak tenang membaca beberapa referensi. Tanpa disadarinya seorang teman mendekatinya.
“Hai,Liz sendirian aja, boleh nggak aku duduk di sini.” Sapa temannya itu dengan pelan dan menunjuk bangku di dekat Lizbeth.
“Riyo! Oh, tentu saja.” Jawabnya dengan pelan pula sambil melirik seseorang di sebelah Riyo.
“Ehm, kenalin nih, mahasiswa baru juga tapi jurusan Arsitek. Aku juga baru kenalan kok tadi.” Ujar Riyo si supel.
“Davi Fadey, panggilanku Davi.” cowok itu mengulurkan tangannya pada Lizbeth. “Lizbeth- Elizabeth Sabah.”
“sorry banget nih, saya harus cabut. Cewek ku sudah datang tuh.” Ucap Riyo melirik Aina dari kejauhan.
“Oke bro. Selamat bersenang-senang ya!” Seru Davi.
            Riyo meninggalkan mereka berdua di perpustakaan. Lizbeth yang seorang gadis pemalu tidak tahu memulai pembicaraan, kemudian melanjutkan membaca buku.
“Ehm,…saya mengganggu ya berada di sini.” Davi berdehem. Lizbeth hanya menggeleng.
“Kalau boleh tau, kamu masuk fakultas apa di universitas ini?” Davi memulai pembicaraan.
Lizbet masih asyik dengan tugas-tugasnya. Davi kemudian diam dan tersenyum menunggu jawaban.
“Kedokteran.” Jawabnya singkat.
“Hebat! Calon penyelamat orang-orang sakit.”
Lama menunggu akhirnya Lizbeth berkomentar. “Oh ya, kebetulan sekali ya. Saya punya seorang adik yang juga jurusan arsitek. Mungkin kamu kenal.”
“Kalau boleh tahu namanya?”
“Namanya…”
Belum sempat Lizbeth menyelesaikan perkataannya, Davi tiba-tiba memotong,”Astaga, Sekarang saya sedang ada mata kuliah.”
Lizbeth kaget, namun kemudian tersenyum, “kok bisa lupa?”
“Maaf, saya harus ke kelas dulu.” Davi membalas senyum Lizbeth dengan hangat.
“Oh, silahkan. Gak apa-apa kok.”
Davi yang telah berjalan meninggalkan Lizbeth tiba-tiba berbalik dan berkata, “Oh ya, senang berkenalan denganmu. Boleh kan kita berteman?”
Lizbeth mengangguk dan menjawab, “Tentu saja.”

# Part 4
            Malam hari ketika Cleo baru saja pulang dari latihan basket, ia hampir saja tertabrak oleh sebuah mobil. Untung saja ia tidak kenapa-napa. Orang yang menabraknya ternyata seorang pemuda tampan yang kemudian segera menolong Cleo yang hanya terjatuh.
“Anda baik-baik saja?” Tanya pemuda itu.
“Ya, tapi apa kamu buta?” Balas Cleo ketus.
“Maaf, tapi sungguh saya tidak sengaja. Anda tiba-tiba saja ada di tengah jalan.” Jelasnya dengan sabar.
“Ya sudah, aku pulang saja. Syukur aku tidak apa-apa. Kalau saya kenapa-napa, mampus kamu!” ucapnya kesal. “Lain kali hati-hati!” lanjutnya kemudian meninggalkan pemuda itu.
“Eh, tunggu. Kalau begitu biar saya mengantar anda pulang.”
“Nggak usah, rumahku sudah dekat.” Cleo tetap berjalan tidak peduli tawaran pemuda itu.
“Nona, tidak baik gadis secantik anda pulang selarut ini.” Seru pemuda itu berteriak.
“Apa dia bilang? Aku cantik. Benar kah itu? Ah, tidak, itu bohong. Tapi, sungguh baru kali ini ada seorang pemuda mengatakan bahwa aku cantik. Apalagi pemuda itu lumayan juga.” Katanya dalam hati dengan jantung berdebar-debar. 

 To be continued....

Saturday, July 9, 2011

Diary for Anna


Anna was very happy because her mother gave her a diary as her birthday present. She loved her diary because the color was pink, her favorite color. She always brought her diary wherever she went. When she went to school, she brought her diary in her bag. When she went to the playground, she always held it on her hand. And when she slept, she put it under her pillow.

Anna was only a seven years old girl. She hadn’t known what diary is for. She just brought it wherever she went. One day she went to the playground to play hide and seek with her friends. She put her pink diary on the bench. In the afternoon, when she arrived at home, she was so surprised because her diary wasn’t with her. Then, she went back to the playground, but she couldn’t find it there.

Anna went home sadly. She came into her bedroom and cried on the bed. She felt so guilty because she couldn’t keep her lovely diary well. Anna’s sister, Amanda came to cheer her up. But it couldn’t stop Anna from crying. The next day, when Anna got home from school, she suddenly jumped up happily. Anna saw her diary on her desk. Anna asked in her mind, “why is the diary here? I’m really sure that I left it on the bench yesterday.” Then, Amanda told her that she got the diary from their neighbor who found it behind the mango tree yesterday. “Uh, oh, I remember. I put it behind the tree when I’m hiding,” said Anna.

“Now, you have your diary. If you really love it, you have to keep it well. You don’t have to bring it everywhere. And you can write about your feelings and your experiences on it,” said Amanda

“Thank you. You are right, I love my pink diary, but I love my sister much more than my diary,” said Anna. Then, Anna hug her sister.

Let's learn English!

Pernah nggak kamu nonton di TV atau kamu liat langsung orang yang bukan native speaker (penutur asli Bahasa Inggris) begitu lancar cap cip cus menggunakan Bahasa Inggris ngomong dengan orang bule? Bagi orang yang sudah jago Bahasa Inggris mungkin menganggapnya biasa saja, tapi bagi yang belum jago-jago amat pasti berpikir, “Wah,hebat ya.” Tau kan, Bahasa Inggris adalah Bahasa Internasional, jadi kebanyakan negara-negara di seluruh penjuru dunia menggunakan Bahasa Inggris untuk berkomunikasi dengan orang asing. Tertarik belajar English? Yuk ikuti tips berikut:

1.     Niat dan motivasi.
Pertama harus ada niat dan motivasi, mengapa kamu ingin belajar bahasa inggris? Setiap orang belajar Bahasa Inggris pasti punya alasan. Misalnya, kamu suka nonton film berbahasa inggris atau kamu suka dengar/ nyanyi lagu-lagu barat, jadi kamu termotivasi untuk menguasai Bahasa Inggris. Coba bayangkan ketika kamu lagi dengar lagu Justin Bieber, Katy Perry, David Archuleta atau Westlife (boyband Jadul, tp teutep favoritku) dan kamu bisa ngerti makna dari lagu mereka, pasti senang kan. OK, kalau kamu tidak suka musik atau film, Mungkin kamu punya cita-cita untuk kuliah di luar negeri, jadi tour guide, penulis, atau ambassador di luar negeri. Tanpa niat dan motivasi yang besar, semua percuma guys, girls. Jadi mantapkan niat untuk belajar dengan sungguh-sungguh.
2.    Ikut kursus.
Kalau kamu memang benar-benar berminat belajar English, nggak ada salahnya ikutan kursus. Apalagi kalau kamu berduit, bisa ikutan kelas intensif. Buat yang dompetnya kurang tebal, jangan khawatir masih banyak kok tempat kursus yang menawarkan harga murah dengan kualitas bagus (hehe…promosi buat Oxford Learning Center nih). Selain untuk mempermantap 4 skill (listening, speaking, reading, dan writing), kamu juga bisa berinteraksi dengan teacher dan teman-teman kamu.
3.    Dengar musik.
Siapa sih yang nggak suka dengar musik? Ini adalah salah satu cara belajar bahasa inggris yang menyenangkan. Apa jenis musik dan lagu favoritmu? Tentu saja harus lagu yang berbahasa Inggris. Mulailah step by step (selangkah demi selangkah), pilih lagu yang tempo iramanya lambat terlebih dahulu. Sekarang kan tehnology sudah canggih, search dan download video lagu di You Tube yang ada liriknya. Dengar dan ikutlah bernyanyi. Setelah itu, coba-coba terjemahkan kira-kira makna dari lagu tersebut apa. Ingat ala bisa karena biasa, semakin sering mendengarnya semakin kamu bisa menghafal lagu tersebut. Perbanyak daftar lagu-lagu kamu, jangan cuma yang itu-itu saja.
4.    Nonton Film.
Nonton film selain menghibur, juga bisa bikin pintar. Yang pasti bukan film-film porno Indonesia berbalut tema horror, tapi film berbahasa Inggris. Sebagai pemula, pilih film-film yang ceritanya ringan terlebih dahulu. Selama menonton film, coba deh kamu sesuaikan apa yang diucapkan oleh tokoh di film dengan arti dalam bahasa Indonesianya. Biasanya film kartun atau film anak-anak bahasanya lebih mudah dipahami.
5.    Perkaya Vocabulary (kosa kata)
Ketika kamu lagi jalan-jalan di mall, kamu melihat kalung terpajang di etalase. Terlintas dalam benakmu kata ‘kalung’, kira-kira apa ya bahasa Inggrisnya ‘kalung’? Atau kamu lagi disuruh mama menyapu lantai, terlintas kata ‘menyapu’, apa ya bahasa inggrisnya ‘menyapu’? Eitss…selesaikan saja dulu kegiatannya, kata-kata tersebut simpan dulu di otak, begitu ada waktu luang bukalah kamus, cari bahasa Inggrisnya.  Lebih bagus lagi kalau kamu membuat daftar kosa katamu sendiri, mulailah dengan kata-kata yang sering digunakan sehari-hari.  Jangan malas buka kamus.
6.    Rajin baca.
The more you read, the more you know (semakin banyak membaca semakin banyak yang kamu tahu). Membaca memang sangat bermanfaat, bukan hanya membaca buku-buku pelajaran atau Koran saja; membaca majalah, novel atau komik pun bermanfaat. Mulailah dengan membaca jenis bacaan kesukaanmu, misalnya novel. Pilih lah novel yang level bahasanya sesuai dengan tingkat kemampuanmu. Jangan khawatir atau keburu menyerah kalau kamu tidak mengerti beberapa kata yang kamu baca. Membaca bacaan berbahasa Inggris tak terlalu penting mengerti kata per kata. Tapi, kalau memang ada kata yang benar-benar bikin penasaran apa sih artinya, jangan segan-segan buka kamus. Lanjutkan membaca, kamu pasti bisa memahami maksud dari bacaan tersebut secara keseluruhan.
7.    Menulis.
Menulis adalah proses mengkreatifkan diri. Mulailah menulis semacam diary dalam bahasa Inggris tentang kegiatan sehari-hari, pendapatmu tentang sesuatu, atau  mungkin perasaanmu. Jangan khawatir bila grammar/ tata bahasanya kurang tepat. Seiring dengan waktu jika kamu terus belajar dan menulis, kamu pasti mampu mengatasi kendala grammarnya. Jika tulisan berbahasa Inggrismu sudah lumayan mantap, tak ada salahnya bila kamu juga menulis tentang ide-ide kreatifmu. Tentang apa saja. Pokoknya menulis. Menulis menyenangkan kok.
8.    Cari teman yang bisa diajak sharing.
Two heads are better than one. Satu kepala bisa memecahkan masalah, dengan dua kepala tentu akan lebih mudah, apalagi kalau banyak kepala. Begitu pun dalam belajar bahasa Inggris, kalau ada teman sharing tentu akan lebih mudah dan menyenangkan. Carilah teman yang juga menyukai bahasa Inggris dan kalau bisa yang sudah mahir berbahasa Inggris. Atau kamu bisa join dalam klub bahasa Inggris yang ada di sekitarmu. Jangan malu/ gengsi bertanya. Dan juga jangan pelit berbagi.
9.    Practice
Practice makes perfect (semakin sering berlatih, semakin sempurna). Berbicaralah in English. Cari lawan bicara yang sepadan atau yang lebih oke bahasa Inggrisnya. Kalau perlu kamu jalan ke tempat-tempat yang sering dikunjungi tourist. Cari yang bisa diajak ngobrol (meskipun cuma sebentar, nggak apa-apa kok dan kalau di tolak jangan marah, namanya juga usaha). Diantara mereka banyak juga loh yang ramah dan baik hati. Jangan ragu untuk mempraktekkan kemampuan bahasa Inggrismu.

Ayo Mulai…..
Let's learn English. ^_^

                                                                               Tips by Riyuni Mark 

Friday, July 8, 2011

Countable and Uncountable Nouns

1. COUNTABLE NOUNS adalah kata benda yang dapat dihitung. Countable nouns
    terbagi dalam dua bentuk:
    a. Singular Nouns (bentuk tunggal)
        Kata benda yang jumlahnya hanya satu, contoh:
        - One day            : sehari                             - a river           : sebuah sungai
        - a chair               : sebuah kursi                  - a girl             : seorang gadis
        - an apple            : sebuah apel                   - a monkey      : seekor monyet

    b. Plural Nouns (bentuk jamak)
        Kata benda yang jumlahnya lebih dari satu.
        * Untuk kata benda bentuk regular pada umumnya kata benda tersebut diberi
           tambahan -s, contoh:
        - two tables         : dua buah meja                - three months : tiga bulan
        - four trees          : tiga buah pohon              - five letters     : lima pucuk surat
        - six elephants     : enam ekor gajah             - seven boys     : tujuh anak laki-laki
        - some books      : beberapa buku               - many rivers    : banyak sungai

        * Untuk beberapa kata benda yang ber-akhiran huruf -ch, -sh, -x, -s diberi
           tambahan -es, contoh:
        - lunch         lunches       : makan siang            - witch       witches    : penyihir
        - box           boxes         : kotak                        - kiss         kisses      : ciuman
        - dress        dresses       : gaun wanita              - bush         bushes    : semak
   
        * Untuk beberapa kata benda yang ber-akhiran huruf konsonan + y, huruf y
          dihilangkan dan diberi akhiran -es, contoh:
        - city              cities          : kota                      - country   countries  : negara
        - dictionary    dictionaries : kamus                   - baby       babies      : bayi
        - gallery         galleries      : galeri                     - reality     realities   : kenyataan

        * Untuk kata benda bentuk irregular, tidak perlu ditambahkan -s atau -es karena
           bentuknya yang tidak beraturan, contoh:
        - child            children      : anak                     - tooth       teeth         : gigi
        - woman        women      : wanita                     - man        men          : pria
        - person         people       : orang                     - mouse    mice         : tikus

Tanda-tanda khas Countable Nouns yaitu:
1) dapat diubah menjadi plural (bentuk jamak)
2) dapat digunakan kata many, several, dan some di depan kata jamak.
3) jika singular, harus mengunakan verb to be
   (is untuk bentuk present dan was untuk bentuk past)
    jika plural, harus menggunakan verb to be
   (are untuk bentuk present dan were untuk bentuk past)

 2. UNCOUNTABLE NOUNS adalah kata benda yang tidak dapat dihitung.
     Untuk mengukur jumlahnya diperlukan takaran, timbangan, meteran, dsb.
     Contoh:
     - water                : air                                         - coffee            : kopi
     - sugar                : gula                                      - rice                : nasi/ beras
     - meat                 : daging                                  - bread             : roti
     - money              : uang                                     - gold               : emas
     - paper               : kertas                                   - oil                  : minyak

    untuk mengukur jumlah uncountable nouns:
     - a cup of tea                : segelas teh
     - a sheet of paper         : selembar kertas
     - a loaf of bread           : sepotong roti
     - two gallons of water  : dua galon air

Tanda-tanda khas Uncountable Nouns, yaitu:
1) tidak dapat langsung diberi a atau an di depan kata benda.
2) tidak dapat dijadikan plural (bentuk jamak)
3) untuk menunjukkan banyak digunakan kata much (many tidak boleh digunakan).
4) dalam kalimat yang menggunakan verb to be selalu dipakai (is untuk bentuk present
    dan was untukbentuk past)

Monday, July 4, 2011

Mengapa peringkat/rangking sudah tidak ada lagi di rapor?

Beberapa hari yang lalu adalah hari penerimaan rapor bagi kebayanyakan sekolah pada berbagai tingkatan SD, SMP, maupun SMA. Dalam rapor kebanyakan siswa-siswa saya tidak ada peringkat/ rangking. Sebenarnya saya tidak terlalu kaget karena sudah sejak beberapa tahun belakangan ini memang sudah demikian. Beberapa siswa yang termasuk berprestasi menyatakan kekecewaannya karena mereka tidak dapat mengetahui sejauh mana prestasi yang telah mereka capai. Begitu pun saya, yang cukup kecewa karena tidak dapat mengetahui perkembangan prestasi adik saya yang telah saya didik dengan baik semampu saya.

Mengapa sekarang pada kebanyakan rapor anak-anak sekolahan, peringkat atau rangking sudah tidak tercantum lagi?

Secara garis besar saya sangat tidak setuju dengan hal ini. Bagaimana pun juga, seorang pelajar yang telah belajar dengan keras selama satu semester bahkan extra belajar keras selama masa-masa ujian, perlu diberi semacam reward. Nah, reward yang diharapkan tentunya adalah berupa nilai-nilai yang bagus dan rangking. Apa fungsi rangking? Tentu untuk mengukur sejauh mana peningkatan yang diraih oleh pelajar tersebut atau konsistensi bagi yang memang telah berprestasi. Ada guru yang berpendapat, “Rangking sudah tidak ditulis lagi supaya siswa yang tidak berprestasi tidak merasa malu. Untuk mengukur prestasi, kan sudah ada nilai yang tercantum di rapor.” Ada benarnya juga sih, supaya siswa yang tidak berprestasi tidak menjadi frustasi. Hehe… . Tapi, menurut pandangan saya  dalam belajar tidak ada kata malu. Malu karena tidak mendapat rangking atau karena rangking menurun adalah sebuah motivasi  untuk belajar lebih giat.

Menurut pendapat saya tidak adanya sistem peringkat akan membuat pelajar menjadi semakin santai alias malas. Mengapa? Coba bayangkan siswa yang termasuk pandai di kelas, tapi tidak mendapatkan penghargaan berupa peringkat; ia mungkin berpikiran, pandai atau tidak pandai di kelas tidak ada bedanya, sama saja.  Dan siswa yang termasuk paling kurang pandai/ malas di kelas juga akan berpikiran, “saya tidak perlu belajar keras, kan  nanti  di rapor  tidak akan ketahuan bahwa saya yang paling bodoh.”

Tidak semua sekolah kok, masih ada beberapa sekolah yang tetap mencantumkan rangking di rapor. Bandingkan dengan siswa yang mengetahui peringkatnya di kelas. Siswa yang mendapat rangking/ peringkat bagus mungkin akan berkata dalam hati, “saya akan terus belajar dan mempertahankan apa yang telah saya capai saat ini.” Dan siswa yang tidak mendapatkan peringkat/rangking yang bagus mungkin juga akan berkata dalam hati, “saya akan belajar lebih giat supaya peringkat saya bisa meningkat.”

Menurut saya, rangking itu penting. Bagaimana menurut anda?

Sunday, July 3, 2011

I am Shy

 
       SHY
Sometimes when I don’t want to go
To visit someone I don’t know
They never stop to ask me why
                                  She’s shy
                                  They say
                                  She’s shy
Or if we’re leaving someone’s house,
They say I’m quiet as a mouse
When I forget to say good bye
                                  She’s shy
                                  They say
                                  She’s shy
Cat’s got her tongue, they always say,
She often does clam up this way,
She’s silent as a stone today
                                  She’s shy
                                  They say
                                  She’s shy
I’m not shy or if I’m
I’m not a mouse or stone clam,
I like to look and listen to
What other people say and do
If I can’t think of things to say,
Why should I say things anyway?
I don’t see why 
That makes me shy.


Puisi di atas menggambarkan tentang seorang gadis pemalu yang tidak terlalu suka berbicara, namun ia senang mengamati dan mendengarkan apa yang dikatakan dan dilakukan oleh orang lain. Ia tetaplah seorang gadis pemalu meski orang-orang berkata bahwa ia diam seperti tikus atau batu karang karena rasa malu memang sudah menjadi sifatnya.

Talking about shy alias rasa malu, malu adalah sifat atau perasaan yang membuat diri kita enggan untuk melakukan sesuatu dianggap kurang pantas atau kurang sopan. Rasa malu merupakan sebagaian dari iman. Bahkan Rasulullah SAW pernah bersabda ketika melewati seseorang dari kalangan Anshar yang sedang menasehati saudaranya mengenai rasa malu. 
"Biarkanlah dia, karena sesungguhnya rasa malu itu termasuk dari keimanan."

Terdapat tiga macam jenis malu:
* Malu yang pertama adalah malu kepada Allah, yakni timbul perasaan malu bila tidak melaksanakan perintahnya dan menjauhi larangannya. Misalnya, ketika terlambat mengerjakan Shalat lima waktu akan timbul perasaan malu terhadap Allah.
* Malu yang kedua adalah malu terhadap diri sendiri, yakni perasaan malu di dalam hati ketika melakukan sesuatu yang rendah dan tidak sepantasnya dilakukan. Perasaan yang muncul meskipun tak ada orang yang melihat.
* Malu yang ketiga adalah malu terhadap orang lain, yakni perasaan malu untuk melakukan sesuatu yang buruk apabila dilihat orang lain karena akan membuat harga diri jadi rendah. Atau malu untuk memamerkan kelebihan yang dimiliki karena dapat menimbulkan sikap riya.

Orang yang memiliki rasa malu akan terhindar dari hal-hal buruk yang mungkin bisa menimpanya. Apabila rasa malu telah hilang pada diri seseorang maka tak ada lagi kebaikan yang bisa diharapkan darinya. Segala perilakunya akan sulit untuk dikendalikan. Bahkan bisa jadi dirinya telah berubah menjadi seperti syaitan yang terkutuk. 

Ada rasa malu yang memang telah menjadi tabiat atau sifat bagi seseorang yang merupakan karunia dari Allah SWT dan ada rasa malu yang timbul karena dorongan dari dalam diri sendiri. Malu memang baik. Akan tetapi, kita tidak boleh malu dalam melakukan hal-hal kebaikan. Jangan sampai karena malu kita melalaikan hak dan kewajiban. 

Malu bukanlah hal yang memalukan. Jadi jangan pernah menggunjing orang yang memiliki sifat pemalu.You know, because I'm shy...


*(puisi dikutip dari salah satu materi pelajaran kelas 3 SMP yang terdapat dalam buku English on Sky, penerbit Erlangga tahun 2004) 
*(the picture is taken from incredible-ing.blogspot.com)

Friday, July 1, 2011

Here I am



Some people are lucky,
They don’t have to sacrifice to get their happiness.
Some people are unfortunate,
They won’t be happy even though they have to die.
But this girl, my self…
I’m a disregarded person.
I’m not that despicable.
And I’m not hiding or running.
I’m just talking less.
And nobody sees me here.

How many oceans in this world?
I’m gonna dive into the deepest sea.
How many deserts in this world?
I’m gonna traverse down the Sahara.
How many mountains in this world?
I’m gonna climb up the highest top.
How many cities and countries in this world?
I’m gonna fly through the sky, walk through the roads.
How many people in this world?
I ‘m gonna find someone who can see me.
I’m gonna do anything,
To show the world that I’m exist.