Sunday, April 28, 2013

Foreign Expressions


Berikut adalah ungkapan umum dalam bahasa asing. Let’s check it out!

Abu no disce omnes. (Latin)
From one learn all.
Tunjuk satu lalu tahu semua.

Age quod agis. ( Latin)
Attend to what you do.
Perhatikan apa yang anda kerjakan

Auf wiedersehen. (German)
Till we meet again.
Selamat tinggal, sampai bertemu lagi.

Bon jour. (French)
Good day, good morning.
Selamat siang, selamat pagi

Bon soir. (French)
Good evening.
Selamat malam.

C’est fait de lui. (French)
It’s all over with him.
Segalanya sudah tamat baginya.

C’est une autre (French)
That is a different thing.
Itu adalah suatu hal yang berbeda.

Chacon a son gout (French)
Everyone to his taste.
Setiap orang menurut seleranya masing-masing.

Cogito, ergo sum. (Latin)
I think, therefore I exist.
Aku berpikir, maka aku ada.

Cor unum,via una (Latin)
One heart, one way.
Satu hati ada satu cara.

De nihilo nihil fit. (Latin)
From nothing, nothing comes.
Ketidakadaan tidak dapat menghasilkan ada.

Deo gratias (Latin)
Thanks to God.
Terima kasis, Tuhan.

Deus vobiscum! (Latin)
God be with you!
Semoga Tuhan melindungi anda.

Dum vivimus, vivamus. (Latin)
While we live, let us live.
Waktu hidup, marilah melakukan pekerjaan waktu hidup.

Esse quam videri. (Latin)
To be rather than to seem.
Lebih baik apa adanya dari pada menyerupai/ meniru.

Est modus in rebus. (Latin)
There is a medium in all things.
Apapun pasti ada jalan tengahnya.

Faire sans dire ( French)
After we deed is done.
Sedikit bicara banyak bekerja.

Flat justitia ruat caelum. (French)
Let justice be done though the heavens fall.
Meskipun langit runtuh, masih tetap melakukan kebijakan (Keadilan)

Je ne sais quod. (French)
I don’t know what.
Aku tidak tahu mengapa.

Labor omnia vincit. (Latin)
Labor concuers everything.
Giat bekerja dapat mengatasi segalanya.

Lans Deo. (Latin)
Praise to God.
Segala puji bagi Allah.

Les plus saget ne lesont pas tou jours (French)
The wisest are not always so.
Orang yang pandai tidak selalu pandai.

Magna est veritas, et prevalebit. (Latin)
Truth is mighty, and it will prevail.
Kebenaran itu kuat dan akhirnya akan menang.

Mens sana in corpora sano (Latin)
A sound mind in a sound body.
Pikiran yang sehat di dalam tubuh yang sehat.

Qui docet, discit. (Latin)
He who teaches, learns.
Barang siapa mengajar, berarti juga belajar.

Si vis pacem, para bellum (Latin)
If you wish peace, prepare for war.
Ingin damai, bersiap perang dahulu.

Tempus fugit (Latin)
Time flies.
Betapa cepat waktu berlalu.

Un fit accompli (French)
An accomplished fact.
Suatu kenyataan yang telah terjadi.

Verbum sat sapient (Latin)
A word is enough to the wise.
Satu perkataan sudah cukup bagi orang yang pandai.

Vini, vidi, vici (Latin)
I came, I saw, I conquered.
Saya datang, saya lihat, saya menang.

Dum spiro, spero. (Latin)
While I breathe, I hope.
Selagi aku bernapas, aku tidak putus asa = selama hayat dikandung badan, aku tidak putus asa.


Wednesday, April 3, 2013

Hutang Seribu Rupiah



Kemarin secara tidak sengaja saya bertemu dengan atasan saya di salah satu bank. Saat itu kami semua para guru memang disibukkan dengan pengurusan berkas sertifikasi termasuk pengurusan surat keterangan dari bank.  Saat akan meninggalkan bank atasan saya itu meminta tolong dipinjamkan uang seribu rupiah untuk bayar parkir. Saya pun membuka dompet dan mengambil uang lembaran 10 ribu. Namun atasan saya itu menolak karena yang ia butuhkan uang kecil. Dengan sangat sungkan saya merogoh uang recehan 2 koin lima ratus dari kantong tas saya. Sebenarnya saya agak risih, masa buat atasan, orang yang saya hormati, saya harus menyerahkan uang koin. Lagi pula apabila beliau mengambil uang yang sepuluh ribu itu, saya ikhlas kok walaupun nanti tidak dikembalikan. Namun, beliau berkata, “ tidak apa-apa yang itu saja”. Ya saya pun menyerahkannya.

Tadi pagi di tempat kerja, saya bertemu lagi dengan atasan saya itu. Beliau lalu menyapa saya, dan saya membalasnya hanya dengan senyum. Beliau langsung berkata, “Oh iya, ada utangku di’?” Dengan segera saya membalas, “tidak usah pak, saya ikhlas kok?” Tapi beliau tetap merogoh sakunya dan mengeluarkan satu persatu lembaran uang lima puluh ribuan dan seratus ribuan sambil berkata, “wah, saya tidak punya uang kecil.” Teman saya yang lain ikut berkomentar, “uang gede juga gak apa-apa, kan bisa dibagi-bagi ke yang lain.” Dan saya tetap bersikeras berkata, “tidak usah pak….” (tidak usah sedikit. Hehehh). Atasan saya itu dengan cepat menyerahkan selembar uang sambil berkata, “tidak boleh begitu. Nanti hal ini akan menghalangi saya masuk surga.” Mau tidak mau saya harus menerima selembar uang seribu tersebut, padahal sumpah demi Allah saya ikhlas.

HUTANG. Saya yakin hampir semua orang di dunia ini pernah berhutang. Ada yang berhutang seratus rupiah hingga yang jumlahnya milyaran rupiah. Berhutang dapat menjadi penyelamat dalam hidup kita. Namun perlu diingat bahwa berhutang tidaklah dianjurkan dalam agama Islam. Hutang bisa menimbulkan riba. Dan Ketika kita berhutang terkadang kita lupa, atau terkadang kita pura-pura lupa membayarnya. Rasulullah pernah menolak menshalatkan jenasah yang diketahui masih meninggalkan hutang dan tidak meninggalkan harta untuk membayarnya. Orang yang mati syahid pun akan diampuni semua dosanya, kecuali hutangnya.

Saya segera tersadar bahwa tindakan atasan saya itu benar.  Meskipun saya berkata ikhlas, beliau tetap berhati-hati dalam hal hutang. Berhutang satu rupiah pun kita harus segera membayarnya ketika telah dicukupkan rezeki untuk membayarnya. Jangan sampai kita sudah berusaha melakukan amalan-amalan yang baik, namun tanpa disadari terhalang oleh hutang.

Saturday, March 30, 2013

Contoh Surat Lamaran Kerja Bank BNI



Anda sedang kebingungan mencari contoh surat lamaran kerja yang baik dan benar? Saya menemukan bahwa kebanyakan surat lamaran kerja untuk bank yang beredar di internet, ada yang menggunakan bahasa yang tidak baku, ada pula yang bertele-tele dengan pemborosan kata. Oleh karena itu, saya mencoba untuk memuat postingan contoh surat lamaran untuk Bank BNI yang saya buat untuk adik saya yang akan melamar pekerjaan di PT. Bank BNI Syariah. 


Selamat mencoba, semoga berhasil!                                      



                                                                                               

Contoh Soal-soal latihan UN Bahasa Inggris


Untuk memberikan latihan mengerjakan soal-soal UN kepada siswa-siswa kelas IX, saya selalu memulainya dengan contoh soal yang tingkat kesulitannya terbilang rendah. Toh, yang pertama-tama harus kita lakukan adalah membiasakan mereka berhadapan dengan soal-soal semacam itu. Apabila hasil yang diperoleh sudah memuaskan. Maka kemudian sedikit demi sedikit tingkat kesulitan soal ditingkatkan.

Berikut adalah contoh soal-soal latihan UN untuk permulaan...
Click Here!

Teks Notice


Notice adalah pemberitahuan berupa tulisan atau tanda untuk memberi informasi, instruksi atau peringatan kepada publik.

Salah satu bentuk notice adalah caution. Caution adalah peringatan atau saran yang ditujukan untuk publik/khalayak umum tentang sebuah bahaya atau resiko yang mungkin terjadi.

Contoh soal-soal tentang notice

Soal Try Out UN Bahasa Inggris


Contoh:
Click Here!

Monday, March 11, 2013

Rahasia Sukses

Sore hari ini (13/03/11), saya sempat menyaksikan acara Kick Andy edisi “Meraih sukses di usia muda”. Pendapat saya, sungguh sangat menginspirasi! Saya memang lebih gemar menonton acara yang bermanfaat semacam ini daripada menonton sinetron yang bukannya menghibur malah bikin kesal. Ceritanya yang itu-itu saja, anak yang tertukar, kecelakaan, lupa ingatan, mati hidup lagi, penganiaayaan dan masih banyak lagi hal-hal yang unreasonable (tidak masuk akal) menurut saya. Loh..kenapa jadi ngomongin sinetron nih? Okay, we back to the topic, suskses di usia muda. Sesuatu yang merupakan impian saya.

Siapa bilang untuk meraih sukses harus menunggu usia tua? Siapa bilang untuk menjadi kaya dan mempunyai harta benda melimpah harus menempuh hari-hari yang sangat panjang dan melelahkan? Ternyata, sukses, kaya dan terkenal bisa diraih saat masih muda dan tidak memerlukan waktu yang panjang dan melelahkan.
Merry Riana misalnya. Wanita energik ini ketika usianya menginjak 24 tahun sudah berhasil menjadi milyuner. Tidak tanggung-tanggung kesuksesan itu diraih tidak di negerinya sendiri, Indonesia, melainkan di Singapura.
“Saya sukses seperti sekarang karena keterpaksaan,” ujar Merry menjawab pertanyaan Host Kick Andy, Andy F.Noya. Menurut Merry ia terpaksa mengungsi ke negeri jiran Singapura karena saat itu Jakarta sedang dilanda kerusuhan Mei 1998. Merry yang kala itu tidak cakap berbahasa Inggris dan tidak banyak uang benar-benar prihatin. Setelah berhasil menyelesaikan kuliahnya di Nanyang Technological University Singapura dan menggondol gelar insinyur, Merry memutuskan untuk terjun ke dunia bisnis. Ia mulai merangkak sebagai sales dari bermacam barang. Namun berkat keuletan dan ketabahan, Merry yang kini menjadi Duta Produk LG di Asia ini bisa meraih sukses dan mendirikan Merry Riana Organization bersama teman-temannya.

Sementara Putu Putrayasa mendapat penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia, MURI karena prestasinya di bidang pendidikan. Pemuda kelahiran Sumbawa, 17 Desember 1976 ini mendirikan sebuah perguruan tinggi di Baturaja, Sumatera Selatan ketika berusia 26 tahun. Putu, yang lahir dari keluarga miskin mendirikan perguruan tinggi karena “dendam pribadi”.
“Saya anak petani miskin. Ayah saya terpaksa menjadi kusir delman untuk mendapatkan tambahan uang. Saya dan adik-adik kesulitan untuk meneruskan sekolah yang lebih tinggi”, kata Putu yang pada usia 22 tahun mempunyai beberapa toko komputer yang omzetnya mencapai miliaran rupiah. Saat ini Putu sering keliling Indonesia untuk membagikan ilmu kewira-niagaan berdasarkan pengalaman pribadinya.

Dari Bogor, seorang pemuda yang masih berusia 26 tahun sudah menjadi pengusaha properti. Dan, usaha properti berupa komplek perumahan itu benar-benar ia rintis dari bawah, bukan perusahaan warisan orangtua. Pemuda itu adalah Elang Gumilang. Elang yang mempunyai bakat wiraswasta sejak kuliah di Institut Pertanian Bogor itu tertarik menekuni bisnis perumahan karena kagalauan hatinya.
“Saya sangat sedih ketika melihat banyak warga kita yang tidak mempunyai tempat tinggal. Bahkan saya sering melihat saudara-saudara saya itu tidur di kolong jembatan dan di gerobak-gerobak pemulung,” ujar pemuda yang lahir di Bogor pada 6 April 1985 itu sedih.
Itulah sebabnya bersama teman-temannya ia bertekad mendirikan perusahaan kontraktor untuk membangun rumah bagi orang yang tidak mampu.