Sunday, August 18, 2019

MANFAAT BUAH PARE UNTUK KESEHATAN



Buah pare merupakan buah yang sering dijadikan sayur mayur ini merupakan buah yang memiliki aneka manfaat untuk tubuh. Buah yang memiliki rasa pahit ini juga ternyata mempunyai khasiat yang baik untuk kesehatan. Manfaat buah pare antara lain yaitu:
1.     Untuk menekan pertumbuhan sel kanker.
Penelitian yang dilakukan oleh Pusat Kanker University of Colorado menghasilkan kesimpulan bahwa pare dapat digunakan untuk menghambat pertumbuhan kanker pancreas. Kandungan yang terdapat dalam pare mempengaruhi metabolism glukosa yang sangat dibutuhkan oleh sel kanker. Kanker pancreas banyak didahului oleh penyakit diabetes dan jus pare sudah terbukti baik bagi penderita diabetes tipe 2.
2.    Untuk mempercantik kulit.
Terik matahari dapat membakar kulit wajah anda. Akibatnya wajah akan berkerut, kusam dan rusak. Nah, untuk mencegah kerusakan wajah harus dilakukan perawatan khusus, salah satunya dengan menggunakan masker buah pare secara teratur. Masker pare akan membantu mengembalikan kesehatan wajah yang rusak akibat paparan sinar ultraviolet.
3.    Untuk membantu pengobatan diabetes.
Buah pare bersifat hipoglikemik yaitu menurunkan kadar gula dalam darah. Sifat ini sangat cocok untuk pengobatan diabetes untuk menurunkan kadar gula darah saat berlebih. Buah pare ini tidak mengandung senyawa berbahaya bila dikonsumsi jangka panjang sehingga bisa mengimbangi penggunaan obat-obat kimia yang tentunya akan menimbulkan efek samping bila dikonsums secarai terus menerus.
4.    Untuk membantu proses penurunan berat badan.
Pare mengandung kalori yang rendah, maka buah ini dapat dijadikan salah satu menu bagi anda yang sedang menjalani  diet obesitas. Rasa pahit pada pare dapat berkurang bila diremas menggunakan garam dapur sehingga bisa dikombinasikan bersama bahan makanan lain.
5.    Untuk melegakan pernafasan.
Rasa pahit pada pare dapat membangkitkan sel-sel pengecap pada saluran pernafasan untuk bergerak lebih lebar. Artinya, saluran pernafasan menjadi lebih longgar dan sirkulasi udara lebih lancar.

Sumber: Majalah Wisata Hati-Edisi45/XIII/September2014/Dzulqo'dah 1435H

Friday, August 16, 2019

PENGGUNAAN SOME DAN ANY (BEBERAPA DAN SEDIKIT)

Some dan any boleh dipakai dengan kata benda yang dapat dihitung ataupun yang tidak dapat dihitung

·        SOME
 Some biasanya dipakai pada:
       a.      Kalimat berita atau kalimat positif (affirmative or positive sentences).
1)     Dengan kata benda yang dapat dihitung dalam bentuk jamak (plural).
I have some books  = Saya mempunyai beberapa buku.
2)      Dengan kata benda yang dapat dihitung dalam bentuk tunggal (singular).
He will come some day next week.  = Dia akan datang suatu hari dalam minggu depan.
3)      Dengan kata benda tunggal yang tidak dapat dihitung.
We need some water   = kami butuh sedikit air.
      b.      Kalimat tanya yang mengharapkan jawaban positif.
       Will you bring me some milk?  = Sudikah anda mengambilkan sedikit susu untuk saya?
       Would you like some tea?  = Mau kah anda minum teh?

Catatan:
Menggunakan “Will you…?” untuk menyatakan sebuah permohonan, menurut bentuknya merupakan kalimat Tanya, padahal sebenarnya kalimat perintah. Dalam kalimat Tanya tersebut, apabila tanpa will you, lebih jelaslah unsure ‘perintah’ itu.
Lend me some money   = Pinjamilah saya sedikit uang.

Untuk menyatakan kalimat perintah tersebut, sebaiknya ditambahkan kata “please”, jika kita menginginkan reaksi/jawaban yang positif dan menyenangkan. Misalnya:
Could you please lend me some books?  = Dapatkah anda meminjami saya beberapa buku?

·        ANY
 Any harus dipakai pada:
       a.      Kalimat Tanya, jika si penanya belum tahu jawabannya ya atau tidak.
       Do you have any lessons to prepare?= Adakah beberapa pelajaran yang anda persiapkan?
       Have I any letters this morning?  = Apakah saya mendapat beberapa surat pagi ini?
       b.      Kalimat menyangkal.
       She doesn’t have any paper.   = Dia tidak mempunyai kertas.
       c.     Any tidak dipakai dalam Kalimat positif/kalimat berita yang biasa kecuali dengan tekanan keras dalam arti apa saja, siapa pun, kapan pun, dsb.
      Any one can do it.   = Siapa pun dapat melakukannya.
      You may come at any day you like.   = Anda boleh datang pada hari apa saja.               
      You can have anything you want. = anda boleh mengambil apa saja yang anda butuhkan.
       d.    Not any = No ( Not any biasanya disingkat menjadi ‘no’)
      I have not any money with me/  = Saya tidak mempunyai uang.
      I have no money with me
     There are noy any pencils on the desk/    = Tidak ada pensil di atas meja belajar.
     There are no pencils on the desk


Thursday, August 15, 2019

TO BE (Ada, adalah)


        To be (am, is, are) berarti ada atau adalah, tetapi dalam bahasa Indonesia, pada umumnya to be tidak diterjemahkan.

        To be digunakan sebagai penghubung antara subjek dan predikat. Predikat suatu kalimat dapat terdiri atas:
      a)      Kata sifat (adjective);
      b)      Kata benda (noun);
      c)       Kata keterangan/tambahan (adverb);
      d)      Kata kerja (verb) yang menyatakan sedang melakukan sesuatu.
        To be menghubungkan subjek dan predikat, to be dapat berubah-ubah sesuai dengan subjek (pelaku) dan menurut waktunya.

Present (sekarang)
I                                               am
You
They                                      are
We
He
She                                        is
It

Past (Lampau)
I
He                                          was                       
She                                       
It
You
They                                      were
We

Lihat contoh berikut ini:
      a)      Predikat kalimat kata sifat:
1)      I am happy.                                              = Saya gembira.
2)      You are right.                                          = Anda benar.
3)      He is handsome.                                     = Ia (laki-laki) tampan.
4)      She is beautiful.                                      = Ia (perempuan) cantik.
5)      It is wild.                                                   = Ia (binatang) buas.
6)      We are healthy.                                       = kami sehat.
7)      You are rich.                                             = Kamu kaya.
8)      They are diligent.                                    = Mereka rajin.
      b)      Predikat kalimat kata benda:
1)      I am a teacher.                                          = Saya (adalah) seorang guru.
2)      You are a physician.                                = Anda seorang dokter.
3)      He is a student.                                         = Ia seorang siswa.
4)      She is a singer.                                          = Ia seorang penyanyi.
5)      It is a bag.                                                   = Itu (benda) sebuah tas.
6)      We are Dutch.                                           = Kami orang Belanda.
7)      You are a girl.                                            = Kamu seorang anak perempuan.
8)      They are journalists.                                = Mereka wartawan.
      c)       Predikat kalimat kata keterangan:
1)      I am in the room.                                      = Saya di dalam kamar.
2)      You are in the class.                                 = Kamu di dalam kelas.
3)      He is in the bathroom.                            = Dia di kamar mandi.
4)      She is in the garden.                                = Dia berada di kebun.
5)      It is there on the table.                            = Itu (benda) di sana di atas meja.
6)      We are at home.                                       = Kami di rumah.
7)      You are in the park.                                 = Kalian berada di taman.
8)      They are in the zoo.                                 = Mereka berada di kebun binatang.
      d)      Predikatnya kata kerja yang menyatakan sedang melakukan sesuatu:
1)      I am reading a book.                                = Saya sedang membaca sebuah buku.
2)      You are studying English.                      = Anda sedang mempelajari Bahasa Inggris.
3)      He is sitting.                                              = Dia sedang duduk.
4)      She is watching television.                     = Dia sedang menonton televise.
5)      It is eating grass.                                      = Dia (binatang) sedang makan rumput.
6)      We are drinking lemonade.                   = Kami sedang minum limun.
7)      You are working hard.                             = Kalian sedang bekerja keras.
8)      They are sleeping.                                    = Mereka sedang tidur.

Contoh to be dalam bentuk kalimat lampau (past).
      1)      I was a student.                                           = Saya adalah seorang siswa.
      2)      She was fat.                                                 = Dia gemuk.
      3)      They were at school yesterday.               = Mereka berada di sekolah kemarin.

Bentuk kalimat lain menggunakan to be, affirmative sentence (+), negative sentence (-), interrogative sentence (?)
( + )  Andi is smart and handsome.            = Andi pandai dan tampan.
( -  ) Andi isn’t smart and handsome.        = Andi tidak pandai dan tampan.
( ? ) Is Andi smart and handsome?            = Apakah Andi pandai dan tampan?

MEMULIAKAN GURU

Suatu hari saya pernah berpapasan dengan seseorang yang pernah menjadi guru saya. Di pikiranku saat itu,  'Ahhh,  paling-paling guru saya itu sudah lupa wajah saya dan sudah lupa bahwa saya pernah menjadi muridnya.  Bagaimana bila saya menyapanya dan dia cuek begitu saja?' Akhirnya saya lewat begitu saja tanpa tersenyum dan tanpa menyapanya. 

Tak lama setelah tiba di rumah,  saya tiba-tiba teringat kejadian tadi. Dan perasaan bersalah itu muncul bagaikan saya telah mendzolimi seseorang.  Mengapa saya telah bertingkah sedemikian sombongnya terhadap seseorang yang telah berjasa dalam hidup saya? Seharusnya saya tersenyum,  menyapanya,  mencium tangannya dan  memuliakannya... Dia mengingat saya sebagai muridnya ataupun tidak, saya tetap harus melakukannya.  Bagaimana bila ternyata beliau mengenali saya dan saya telah bersikap demikian? Tak terbayang betapa kecewanya beliau.  Saya menyesal... Sungguh menyesal hingga saat ini. 

Beberapa tahun berselang... Saya pun menjadi seorang guru. Suatu ketika saya bertemu dengan seorang guru yang cantik dan dia pernah menjadi murid saya. Apakah dia menyapa saya atau tidak? Ternyata dia menyapa saya dengan ramahnya, mencium tangan saya, dan mengenang kembali masa-masa ketika dia bersekolah dulu. Kini dia pun telah menjadi seorang guru dan dia tidak melupakan jasa-jasa gurunya. Sungguh terharu dan bangga rasanya. Saya merasa bangga bukan karena kesuksesan yang diraih oleh murid saya itu, akan tetapi bagaimana caranya memperlakukan seorang guru.

Saya pun belajar dari pengalaman tadi, bagaimana cara menghargai seorang guru dan bagaimana cara menjadi seorang guru yang dicintai oleh muridnya, walaupun waktu telah memudarkan sedikit demi sedikit kenangan akan perjuangan dan pengorbanan di masa lalu.