Follow by Email

Thursday, April 14, 2011

Ayo tertawa. Yuk mari yuk....


Wahaha...hihihi....hehehe....wkwkwk....ckckck....
Seringkali kita mengalami atau menjumpai sesama kawan saling bersenda gurau dan tertawa tergelak. Tertawa merupakan hal yang lumrah bagi setiap orang karena tertawa adalah ekspresi kesenangan yang tergambar melalui gerakan wajah dan suara. Begitu pentingnya tertawa sehingga dibentuk ‘klub yoga ketawa’ (Laughter Yoga Club) yang didirikan oleh Dr. Madan Kataria, seorang dokter berasal dari Mumbai, pada tanggal 13 Maret 1995.  Bahkan, setiap hari Minggu pertama bulan Mei telah ditetapkan sebagai hari tertawa sedunia.

Tertawa memiliki begitu banyak manfaat baik dari segi kesehatan maupun psikologis karena ketika kita tertawa lepas, seluruh elemen tubuh mulai dari telinga, otak, hingga otot dan sendi tubuh aktif. Dalam kondisi itu, tubuh mengeluarkan hormon dopamin, pemicu rasa bahagia, yang segera menjalar ke seluruh jaringan tubuh. Berikut adalah manfaat tertawa:
Dampak psikologis:
       Mengurangi stress
Tertawa melepaskan energi positif yang menstimulasi otak untuk melepaskan pemikiran-pemikiran negatif maupun depresi yang dialami tubuh. Tertawa dapat meredakan stres bahkan dipercaya dapat membuat orang lebih awet muda.
       Meningkatkan kepercayaan diri
Tertawa memberikan kekuatan mental yang lebih kuat dan dapat membantu kita menghadapi tantangan dan permasalahan hidup
       Meningkatkan kemampuan untuk berinteraksi dengan orang lain
Victor Borge berkata "Laughter is the shortest distance between two people." Kita bisa mempererat hubungan dengan orang lain dengan cara berbagi tawa dan keceriaan.
       Meringankan rasa khawatir.
Seseorang tidak dapat tertawa dan merasa takut secara bersamaan. Secara fisik itu tidak mungkin. Tertawa dapat juga mengurangi sumber dan ukuran rasa khawatir kita.
       Membuat kita lebih kreatif
Kita menjadi lebih kreatif dan mampu memecahkan masalah karena tertawa. Setelah tertawa kepuasan kerja pun meningkat. Kita dapat bekerja lebih keras dengan perasaan nyaman. Dengan demikian, produktivitas meningkat.

Dampak bagi kesehatan
       Mengurangi rasa nyeri dan sakit
Menurut Rosemary Cogan dari Texas Tech University, Rasa nyeri atau sakit akan berkurang setelah tertawa. Tertawa tidak saja bisa mengurangi rasa sakit tapi juga meningkatkan kekebalan tubuh.
       Seperti melakukan olah raga
Pada saat tertawa, tubuh menggoyang-goyangkan otot perut, dada, bahu, serta pernapasan, sehingga membuat tubuh seakan-akan sedang malakukan aktifitas olah raga. Menurut para ahli, tertawa selama 20 menit, setingkat dengan lima menit aerobik dalam gerakan mendayung. Dan bahkan, tertawa selama satu menit setara dengan bersepeda selama 15 menit. Dengan demikian, sejumlah kalori akan terbakar dan dapat melangsingkan tubuh.
       Mempercepat proses penyembuhan
Tertawa bisa mengurangi peredaran dua hormon dalam tubuh, yaitu epinefrin dan kortisol yang mengalangi proses penyembuhan penyakit. Tertawa akan  mengaktifkan sistem endokrin sehingga mendorong penyembuhan suatu penyakit. Tertawa akan menstilumasi otak untuk memproduksi hormon tertentu yang pada akhirnya akan memicu pelepasan endorfin (zat pembunuh rasa sakit) yang diproduksi oleh tubuh.
       Membuat awet muda
Tertawa berarti melatih otot-otot wajah sehingga kulit akan tampak lebih kencang,  membantu para lanjut usia untuk tetap awet muda dan yang muda tetap awet muda.
       Terhindar dari diabetes
Tertawa akan mempertahankan kadar gula dalam darah sehingga baik bagi penderita diabetes. Detak jantung cepat dan tekanan darah meningkat saat tertawa dan kembali menurun setelahnya.

Itulah beberapa manfaat tertawa menurut hasil penelitian. Dalam ajaran Islam tertawa merupakan hal yang boleh-boleh saja, akan tetapi ada rambu-rambu syar’inya. Tertawalah, asalkan tidak berlebih dan tidak menyakiti hati orang lain.

Yuk kita tertawa....gratis kok, ga’ bayar! Asal jangan ketawa-ketawa sendiri (ntar disangka orang gila alias setresss)  Hehehe.......

0 comments:

Post a Comment