Follow by Email

Saturday, October 1, 2011

Westlife is coming to Jakarta AGAIN!



Westlife. Siapa yang tidak kenal boyband fenomenal ini? Pertama kali dibentuk pada tahun 1996 di Sligo, Irlandia. Saat itu Westlife masih bernama ‘6 As 1’ beranggotakan Mark Feehily, Shane Filan, Kian Egan dan tiga orang rekan mereka lainnya. Tak lama kemudian ‘6 As 1’ berganti nama menjadi ‘IOU’ dengan hanya menyisakan tiga personil yaitu Mark, Shane dan Kian. Namun Karena  masih merasa kurang sempurna dengan trio, akhirnya mereka mengadakan sebuah audisi di Dublin dan terpilihlah Nicky Byrne dan Brian McFadden sebagai personil baru boyband tersebut. Setelah itu mereka berganti nama menjadi Westside. Namun, karena nama ‘Westside’ ternyata sudah lebih dulu digunakan sebagai nama band lain, secara terpaksa mereka berganti nama lagi menjadi Westlife. Dan ternyata nama Westlife bertahan hingga kini berkat kesuksesannya mencetak 13 single nomor satu di Inggris antara tahun 1999-2005, diantaranya adalah:
"Swear It Again" (1999), "If I Let You Go" (1999), "Flying Without Wings", dengan BoA (dimuat di lagu tema film Pokémon 2000) (1999), "I Have A Dream"/"Seasons In The Sun" (1999), "Fool Again" (2000), "Against All Odds (Take A Look At Me Now)" (duet dengan Mariah Carey) (2000), "My Love" (2000), "Uptown Girl" (2001), "Queen Of My Heart" (2001), "World of Our Own" (2002), "Unbreakable" (2002), "Mandy" (2003), "You Raise Me Up" (2005).

Westlife juga empat kali berturut-turut memenangkan penghargaan "Record of the Year" ITV dengan single mereka "Flying Without Wings", "My Love", "Mandy", dan "You Raise Me Up".  Kesuksesan yang diraih oleh Westlife tentu  atas campur tangan sang manager yang juga pentolan Boyzone, Ronan Keating yang sama-sama berasal dari Irlandia. 

Sayangnya pada tahun 2004, Westlife sempat dilanda masalah pada saat Brian memutuskan untuk keluar dari Band yang telah membesarkan namanya tersebut demi bersolo karir.  Namun, situasi itu tak bertahan lama, Westlife ternyata mampu bangkit tanpa Brian. 

Siapa bilang Westlife sudah habis? Siapa bilang Westlife udah ga’ jaman? Siapa bilang Westlife adalah boyband yang norak? No, it’s NOT. Westlife masih  exist meskipun Brian sudah out. Westlife masih terkenal, buktinya teenagers jaman sekarang banyak  juga kok yang kenal Westlife, apalagi anak-anak gaul seangkatan saya, pastinya semua kenal. Westlife sangat keren, kalo nggak ,mana mungkin dalam sekali konser bisa ditonton sampe jutaan orang.

Westlife sebelumnya sudah pernah 3 kali konser di Indonesia. Konser pertama Westlife dalam ragkaian tour 'East Meet West Promotour 2000' di Istora Senayan Jakarta pada tanggal 15 Mei mampu menggaet banyak fans Indonesia.. Kala itu Westlife benar-benar mampu menyihir 8800 penonton ABG, orang dewasa maupun anak-anak, utamanya cewek-cewek yang pada histeris ngeliat lima cowok cakep berjejer di depan mereka. Kemudian di tahun berikutnya, Westlife hadir kembali dengan tagline konser 'Where the Dreams Come True Tour' dan berhasil meraup sebanyak 15.000 penonton. Dan terakhir di tahun 2006 dengan "Face to Face' tournya, Mark cs masih tetap digandrungi di Indonesia.

Tahun ini Westlife kembali ke Indonesia dalam rangkaian tour Asia dan akan manggung di Tennis Indoor, Senayan Jakarta pada tanggal 5 Oktober, BESOK.  Ouhh God… Fly me to Jakarta right now, I just wanna see them closer. Westlife hanya tampil berempat tanpa Brian, but I guarantee 100% Westlife masih sekeren dulu (tentu saja karena masih ada Mark Feehily). Kabarnya mereka akan menyanyikan 20 lagu diantaranya lagu-lagu  di album terbaru mereka 'Gravity Tour' dan beberapa lagu lama yang pernah hits. Great thanks to Indonesian Westlife Lovers yang berhasil membujuk promotor untuk mendatangkan Westlife.

Flash back to 12 years ago…
Masih SMP, masih jaman-jamannya BSB (Backstreet boys) terkenal, lagi ngefans-ngefansnya sama Nick Carter. Pas liat video klipnya Westlife ‘Swear it Again’ di TV, sempat menyangka itu adalah BSB, ternyata bukan pemirsa, hanya mirip. Rasa kesal sempat tertuju pada boyband ini liat Brian, Nicky, dan Kian, “kenapa juga nih cowok-cowok niru-niru gaya Nick Carter. Agh, Jelek!”

Lama-kelamaan ternyata Westlife makin populer, jadi bahan pembicaraan remaja-remaja cewek khususnya di sekolah. Dalam hati berkata “Apa sih yang istimewa dari boyband ini?” Akhirnya setiap kali video klip Westlife muncul di TV, saya liat, saya dengar, dan saya perhatikan. Ternyata lagunya bagus-bagus. Dan….ada Mark Feehily yang beda, dengan mata birunya, lesung pipitnya, dan suaranya yang khas (menurut saya waktu itu tidak menjiplak gaya Nick Carter). Jadilah saya menyukai Westlife and crazy about it till now.  So, Westlife berterima kasilah pada Mark Feehily karena berkat dia saya menyukaimu. Saking tergila-gilanya kamar saya pernah hampir dipenuhi oleh poster-poster, pernak-pernik dan assesoris Westlife. Nonton VCD westlife sampai berkali-kali setiap hari. Sampai-sampai supaya tidak ketinggalan info terbaru tentang Westlife saya rajin menguber Tabloid dan majalah yang berisikan tentang Westlife. Satu hal yang belum saya lakukan yaitu nonton konser Westlife Live dan ketemu langsung sama mereka. Pengen….banget deh…sekarang meskipun mampu beli tiket, kayaknya Jakarta kejauhan deh. Masa’ pergi sendirian.  Westlife, please come to Makassar….

There are so many new singers coming out, but I don't care Justin Bieber, I don't care Taylor Swift, I don't care Korean Boyband or who. You know, WESTLIFE is still the best....
Sudah cinta mati sama Westlife titik


0 comments:

Post a Comment